Mendaki
gunung adalah olahraga yang identik dengan kekuatan fisik yang sangat ekstra,
dan pasti kebanyakan orang akan berpikir bahwa pendaki gunung adalah orang yang
berbadan proposional, berotot dan suka berolahraga (cucok banget), lalu
bagaimana dengan orang dengan berat badan berlebihan (gendaters) yang ingin
melihat keindahan negeri diatas awan? Atau sekedar menjauh dari keramaian dan
minum kopi? Oke, apapun bisa terjadi di dunia ini atas kehendakNya.
 |
| Gunung Ungaran, Semarang JAWA TENGAH |
 |
| Gunung Sumbing, Wonosobo JAWA TENGAH |
 |
| Gunung Andong, Magelang JAWA TENGAH |
 |
| Gunung Prau, Wonosobo, JAWA TENGAH |
|
|
|
 |
| Gunung Merbabu, Boyolali JAWA TENGAH |
|
 |
| Gunung Lembu, Purwakarta JAWA BARAT |
 |
| Gunung Gede, Cianjur JAWA BARAT |
 |
| Gunung Papandayan, Garut JAWA BARAT |
 |
| Gunung Pangrango, Cianjur JAWA BARAT |
Kalo diliat dari foto yang beredar, sangat terlihat bahwa saya
memiliki kondisi fisik yang gendats, tinggi 170 cm dan berat badan saya 100 kg,
tapi alhamdulillah banget saya bisa sampai lebih dari 7 puncak gunung dan
beberapa diantaranya ngetrek parah seperti sumbing via garung yang miring tanpa
ampun dari pos 1 sampe puncak, lalu bagaimana caranya? Berikut ini tips dari
saya pribadi buat para gendaters atau buat yang belum pernah mendaki tapi
penasaran banget ada apa diatas gunung sebenernya, cekidot
- Yang pertama banget harus punya KEINGINAN/HASRAT pengen mendaki, kalo cuma pengen numpang hits atau
foto-foto mending urungkan niat, atau udah niat tapi liat gunung dari bawah aja
udah serem mending jangan.
- Harus banget punya KEYAKINAN kalo kita bisa melakukannya, karena selain fisik, mental
sangatlah penting kalo liat kondisi dan cuaca digunung sering banget berubah
ubah kek perasaan dia.
- Setelah itu cari banyak REFERENSI tentang pendakian dan tentang gunung-gunung, di
instagram, blog, atau ditempat sampah kalo ada, dan kalo masih yakin silahkan
dilanjut, kalo ga ya buru-buru moveon, jangan terlalu larut.
- Cari TEMAN
yang AHLI atau sudah beberapa kali
mendaki buat dimanfaatin jadi pemandu atau guru atau apalah istilahnya, kecuali
punya ilmu menghilang atau punya pintu doraemon, dan minta referensi gunung
yang paling paling paling bisa dijamah oleh pemula atau pendaki gendats.
- Cari tanggal yang pas, pake primbon jawa atau ke
dukun, kalo masih percaya begituan, kalo udah g percaya cukup LIAT KONDISI CUACA aja, sebisa mungkin
jangan gegabah dan liat cuaca yang cerah cemerah sumringah, biar ga sia sia
juga udah keatas gunung ga dapet view yang kece, dan tentukan paling ga 2-3
bulan sebelum hari
- Persiapkan FISIK
DAN MENTAL dengan mencoba berbagai gerakan gerakan olahraga ringan dan lari
lari kecil paling tidak 3 kali seminggu, dan perbanyak baca cerita-cerita
tentang pendakian buat memperkuat mental, sangat penting
- Paling mepet dua minggu sebelum terbang, persiapkan PERLENGKAPAN dengan sebaik-baiknya dari mulai perlengkapan mendaki, outfit yang bakalan dipake, makanan minuman dan logistik lainnya,
alam ga bisa ditebak dan selalu menang, jadi jangan SOK apalagi sombong.
- Jangan lupa BERDOA
minta keselamatan, pamit kepada orang tua dan selalu percaya dan yakin, karena
niat dan tujuannya baik akan dimudahkan jalannya, aamiin, dan sekali lagi
jangan mundur kalo udah liat trek yang akan membuat kaki terpingkal pingkal,
selalu yakin dan yakin....
Begitu
saja tips dari saya selaku orang yang bukan pendaki dan bahkan ga punya
keahlian tapi selalu ingin melihat betapa indahnya ciptaanNya, selamat mencoba
dan ketagihan.
sekian
Comments
Post a Comment